Sejarah Kamera
Delapan Jam Untuk Satu Foto!
Kamera kini ada di mana-mana dan semakin mudah dipakai. Bagaimana sejarah lahirnya kamera?
Liburan memang menyenangkan. Saat-saat seperti itu harus diabadikan
supaya bisa dikenang terus. Caranya bisa dengan merekam lewat video
atau kamera. Kini siapa saja bisa mengabadikan saat-saat mengasyikkan.
Soalnya hampir setiap handphone
kini ada kameranya. Berbicara tentang kamera, bagaimana, ya, sejarahnya? Karto/XY-Kids!
Kamera Portable Obscura
Pada tahun 1960-an, seorang peneliti Inggris, Robert Boyle dan pembantunya Robert Hooke, menemukan kamera portable
(bisa dipindah-pindah) obscura. Penemuan mereka ini disempurnakan lagi
oleh Johann Zahn tahun 1685. Kamera ini sering kita lihat di film-film
bertema jaman dahulu. Kamera ini memakai lampu kliat yang meledak dan
mengeluarkan asap.
Merekam Gambar
Orang yang berjasa menyempurnakan kamera adalah Jacques Daguerre. Tahun
1837, dia mengembangkan cara membuat foto, yang kemudian disebut daguerreotype
. Prosesnya menggunakan lempengan copper
(tembaga). Daguerre adalah seniman asal Perancis yang ingin membuat
gambar lebih bagus. Dia bekerjasama dengan Joseph Nicephore Niepce yang
lebih dahulu sukses. Niepce sebenarnya sudah membuat foto di tahun
1826. Tapi proses pembuatan foto ini tidak praktis. Orang harus bergaya
di depan kamera selama 8 jam untuk menghasilkan satu foto. Hasilnya pun
masih buram. Meski begitu, mereka kemudian memberitahukan penemuan itu
ke masyarakat. Sebagai jasanya, pemerintah Perancis memberi pensiun
seumur hidup kepada Daguerre dan anak Niepce. Niepce tidak menerima
penghargaan itu karena sudah meninggal lebih dulu.
Cetak Cepat
Setelah Daguerre dan William Talbot, tahun 1852 Frederick Scott Archer
membuat temuan mencetak foto lebih cepat. Hanya dalam waktu kurang dari
lima detik, foto udah tercetak. Prosesnya, gambar sudah dicetak ketika
plat masih basah. Teknik ini dinamakan collodion
.
Bahan gelatin
Tahun 1871, Richard Maddox menemukan gelatin, sebuah bahan untuk
mencetak foto. Bahan ini menggantikan plat fotografik. Dengan
penemuannya ini, gambar bisa dicetak lebih banyak dan kualitasnya lebih
bagus. Ketika itu, kamera sudah ada yang lebih handy
alias bisa ditenteng.
Abad ke-20
Memasuki abad ke-20, penemuan di bidang kamera terus berlanjut.
Misalnya ditemukannya film berwarna tahun 1901. Setelah itu, film
berwarna berlapis yang disebut Kodachrome ditemukan. Kodak juga
menemukan film berukuran 35 mm yang sangat populer itu. Belakangan
ditemukan lagi kamera digital.
sumber : http://www.kidnesia.com/Kidnesia/Sekitar-Kita/Teknologi/Sejarah-Kamera