Siksakubur
Oleh : Bimo Samyayogi
Masih memukau dengan brutal death metal teknik tinggi di album kelima
Masuk album kelima, musik Siksakubur terdengar lebih eksploratif dan distinctive. Bagaimana tidak, kali ini Siksakubur menampilkan sebuah album soundtrack untuk novel yang diangkat ke film layar lebar bertajuk 300 (tentang pasukan Sparta melawan kolonialisme bangsa Persia) dengan kemasan brutal death metal yang bernuansa epik. Suatu langkah yang inovatif di ranah death metal lokal. Dengan susun-an judul lagu yang berdasarkan alur cerita sejarah tersebut, lagu demi lagu Siksakubur menunjukkan progresi musik yang signifikan jika dibanding empat album sebelumnya. Meski tanpa kehilangan benang merah style, aransemen padat, rapat dan teknikal, album ini terasa lebih melodius dan atmosferik-suram. Pengaruh band-band Eropa seperti Behemoth, Vader, Decapitated dan Amerika seperti Cannibal Corpse tidak bisa dipungkiri. Mungkin pergantian formasi di tubuh Siksakubur merupakan faktor terbesarnya. Terutama kehadiran penyiksa drum baru, Prama, dengan style permainan yang berbeda dengan pemain drum terdahulu, Andyan Gorust. Namun sayangnya karakter sound snare drum masih terlalu kasar sehingga agak mengganggu kenikmatan lagu-lagunya, terutama pada saat hyper blasting. Namun penggarapan serius konsep materi dan rekaman album ini tetap sangat bisa dirasakan kehebatannya.
Masuk album kelima, musik Siksakubur terdengar lebih eksploratif dan distinctive. Bagaimana tidak, kali ini Siksakubur menampilkan sebuah album soundtrack untuk novel yang diangkat ke film layar lebar bertajuk 300 (tentang pasukan Sparta melawan kolonialisme bangsa Persia) dengan kemasan brutal death metal yang bernuansa epik. Suatu langkah yang inovatif di ranah death metal lokal. Dengan susun-an judul lagu yang berdasarkan alur cerita sejarah tersebut, lagu demi lagu Siksakubur menunjukkan progresi musik yang signifikan jika dibanding empat album sebelumnya. Meski tanpa kehilangan benang merah style, aransemen padat, rapat dan teknikal, album ini terasa lebih melodius dan atmosferik-suram. Pengaruh band-band Eropa seperti Behemoth, Vader, Decapitated dan Amerika seperti Cannibal Corpse tidak bisa dipungkiri. Mungkin pergantian formasi di tubuh Siksakubur merupakan faktor terbesarnya. Terutama kehadiran penyiksa drum baru, Prama, dengan style permainan yang berbeda dengan pemain drum terdahulu, Andyan Gorust. Namun sayangnya karakter sound snare drum masih terlalu kasar sehingga agak mengganggu kenikmatan lagu-lagunya, terutama pada saat hyper blasting. Namun penggarapan serius konsep materi dan rekaman album ini tetap sangat bisa dirasakan kehebatannya.